ASEAN Skills Competition X di Hanoi Vietnam
15 January 2015
ASEAN Skills Competition X di Hanoi Vietnam :: ADMIN

ASC merupakan suatu ajang dua tahunan yang memfasilitasi generasi muda di kawasan ASEAN untuk berkompetisi guna menunjukkan kemampuan pada berbagai bidang keterampilan kerja.  Selain  itu, ASC merupakan suatu media untuk mempererat kekerabatan antar generasi muda dan mengembangkan jejaring kerja dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalitas di kawasan ASEAN.

Ajang kompetisi yang mempertandingkan 25 kejuruan ini diikuti oleh 283 kompetitor yang berasal negara-negara anggota ASEAN yang terdiri dari Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. ASC merupakan kompetisi sekaligus arena unjuk kebolehan terhadap penguasaan kompetensi keterampilan kerja berbagai bidang kejuruan oleh para tenaga kerja muda (maksimal 22 tahun).

Keikutsertaan Indonesia dalam ASC merupakan salah satu upaya dalam peningkatan standar kompetensi kerja ASEAN di berbagai bidang kejuruan yang diminati oleh dunia kerja. Menguasai standar kompetensi dan keterampilan kerja merupakan syarat mutlak dalam menyonsong pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di tahun 2015 ini.

Kompetitor dari Indonesia yang berlaga dalam ASC ke-10 ini berjumlah 44 orang. Para kompetitor ini telah melalui tahap seleksi yang sangat ketat dari tingkat provinsi hingga nasional dan mengikuti pemusatan latihan sehingga terpilih dua terbaik dari masing-masing kejuruan.

Kejuaraan yang dikompetisikan pada ASC X tahun 2014 antara lain  electrical installation, welding, restaurant service, cooking, cabinet making, joinery, bricklaying, wall and floor tilling. Selain itu, automobile technology, mechatronics, refrigeration and AC, industrial automation, IT software solution and business, IT network system administration, graphic design technology, web design, mechanical engineering design CAD, beauty therapy, hair dressing, fashion technology, electronics, mobile robotics, information cabling, plumbing and heating, dan CNC maintenance.

Dalam hal ini PPPIK – PIKA turut berpartisipasi dalam membina calon kompetitor di bidang cabinet making dan joinery. Pembinaan telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2013 – Oktober 2014 dengan peralatan yang menunjang masing – masing kejuruan. Pembina dari kejuruan cabinet making dan joinery juga menjadi expert/juri di ajang kompetisi ASC.

RN. Among Subandi, S.E., M.M dan G. Sugeng Rahayu W, S.E telah menghantarkan para kompetitor di bidang cabinet making dan joinery dalam meraih medali. Dua kompetitor kejuruan cabinet making telah meraih 2 medali perak yaitu Dia Virgo Artadinata dan Franciscus Beni Candra Kristiawan, sedangkan di bidang joinery telah meraih 1 medali emas diraih oleh Rudi Yanto dan 1 medali perunggu oleh Jonny Pranata.

Copyright © P3IK PIKA 2012 Friday, 20-10-2017